
Tiap hari melihat berita isinya suap-menyuap, korupsi, perampokan, penipuan, ihhhh ngeri dech. Ngeri lihat kasus2 di negara ini yang semakin banyak kasus korupsi di kalangan pejabat. Rasanya semua penuh manipulasi demi pangkat, kedudukan dan materi. Kurang tegasnya hukum di negara ini juga mungkin jadi salah satu faktor makin maraknya kasus korupsi. Yah...yang korupsi kan biasanya orang yang punya jabatan, dan perlakuan hukum pun seperti pisau, tajam di bawah namun tumpul di atas. Inilah yang membuat mereka tidak kapok melakukan korupsi di dunia. Andai saja hukum bisa lebih tegas dalam memberikan hukuman tentunya mereka yang melakukan tindakan korupsi akan jera dan yang berniat melakukannya akan mengurungkan niatnya.
Sungguh ironis negara ini, padahal korupsi adalah sebuah pencurian.Mencuri ialah mengambil barang orang lain secara sembunyi-sembunyi tanpa diberi kepercayaan untuk menjaga barang tersebut (Ibnu Rusyd, 1990: III, 647). Apapun yang diambil, berapapun jumlahnya, bagaimana dan untuk tujuan apapun pelaksanannya, secara individu maupun kelompok, milik pribadi atau lembaga, selama pengambilannya tanpa kesepakatan pemilik harta, ia dihukumi pencurian dan harta yang didapat menjadi haram.
Dalam hal pencurian, Islam mewajibkan potong tangan bagi pelakunya. Namun, hukuman tersebut hanya berlaku di negara-negara Islam. Praktik pencurian di Indonesia dihukum penjara sekaligus denda seberat-beratnya karena Indonesia negara yang multi agama. Kendati demikian, dalam proses peradilannya masih terkesan diskriminatif, antara pencuri seekor ayam yang harus dipenjara beberapa bulan dalam sel yang pengap dimana sekujur tubuhnya sudah babak belur akibat dipukuli massa, dibanding pencuri uang ratusan juta yang cukup melapor 1 x 24 jam saja. Rasulullah saw. bersabda dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah:
“Allah melaknat pencuri. Ia mencuri telur, lalu dipotong tangannya. Dan ia mencuri tali, lalu dipotong tanggannya”. (HR. Bukhari dan Muslim).
Apa mereka tidak berfikir akan ada kehidupan akhirat? 1 rupiahmu akan dipertanggungjawabkan suatu saat nanti dan itu akan memperpanjang waktu hisabmu, bagaimana jika 1 rupiah hasil uang haram dihadiahi dengan satu pukulan palu atau sengatan bara api neraka??itu pun baru 1 rupiah, jadi nilai seratus rupiah uang haram akan di hadiahi 100 pukulan palu/ sengatan bara api neraka....ihhh ngeri dech(wallahu a'lam)..."apa mereka tidak berfikir?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar