
Pagi2 ketika mau berangkat ke kantor dikejutkan dengan kabar duka dari Semarang, setelah beberapa bulan sebelumnya nenekq dipanggil kehadapan yang Maha Kuasa sekarang giliran kakekq yang dipanggil kehadiratNya. Sedih juga rasanya tak bisa pulang k smg untuk sekedar melihatnya untuk yang terakhir kalinya, seketika tersirat wajahnya di benakq, keseharian selama hidupnya, langkah rapuh dengan tongkat kayunya ketika berjalan ke rumahku. Sesak sekali mengenang semuanya. hanya kalimat innalillahi wa innailaihi raji'un, merelakan kepergiannya.
Memang ajal tak dapat di tebak datangnya, ramadhan tinggal menghitung hari, jika ajal bisa diundur mungkin aku ingin meminta undurkan waktunya barang 1 1/2 bulan biar bisa dia menjemput bulan ramadhan yang penuh berkah dan ampunan, serta idul fitri yang penuh kesucian. Mungkin idul fitri kali ini sangat terasa ada yang hilang, 2 sekaligus kakek dan nenekq, sangat terasa sekali, tangan keriputnya yang selalu ku cium saat idul fitri dan selalu mendoakanq besok tak lagi ku jumpai.
Bagaimana jika ini terjadi padaq?? sudah benarkah keseharianq?? dapatkah aq menghindar dari maut?? sudah cukupkah amalq?? atau malah berat timbangan dosaq?? bagaimana jika aku menghadapNya dengan timbangan dosa lebih berat dibanding timbangan amal?? lalu apa yang bisa aq lakukan ketika semua hasil perbuatanq di dunia ditayangkan di sana?? dengan apa aq bisa menegakkan kepalaq di hadapanNya?? malu...hanya rasa malu jika banyak perbuatan dosa yang aq lakukan dengan melihat begitu tak terhingga nikmat yang Dia berikan atas hidupq.
Hari perhitungan dan pembalasan pasti ada, dan ajal tak bisa ditebak kapan datangnya, bisakah setahun kita tidak berbuat dosa??pasti tidak bisa, bisakah sebulan kita tidak berbuat dosa??saya pikir tidak bisa, bisakah seminggu tak berbuat dosa??mungkin tidak bisa, bisakah sehari tak berbuat dosa?? (*tak yakin, lalu bagaimana dengan 1 jam tak berbuat dosa?? (*hanya terdiam, jika satu menit saja tak berbuat dosa?? iya aq bisa tak melakukan dosa dalam waktu 1 menit. Mulai belajar dan terus mengamati setiap perbuatan setiap menit untuk tidak melakukan dosa hingga 1 jam, hingga 1 hari, hingga 1 minggu, hingga 1 bulan, sampai 1 tahun dalam setiap menitnya.karna dosa bertumpuk dari setiap menitnya, sekarang pantau perbuatan kita setiap menitnya untuk tidak melakukan dosa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar